10/12/2026

Tiga Warga Gunung Raja Terbakar, Misteri Pipa yang Disebut Narasumber Belum Diklarifikasi Pertamina

0

Chanelinfo Muara Enim | Insiden yang menyebabkan tiga warga Dusun V, Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim mengalami luka bakar saat menuju kebun, Minggu (14/6/2026), masih menyisakan sejumlah pertanyaan.

Selain penyebab pasti munculnya api yang masih dalam penyelidikan, perhatian warga kini tertuju pada keberadaan jalur pipa di sekitar lokasi kejadian yang disebut-sebut berada tidak jauh dari titik insiden.

Ketiga korban, yakni Har (45), Erp (43), dan putra mereka Fai (9), diketahui sedang berboncengan menggunakan sepeda motor menuju kebun karet milik keluarga saat api tiba-tiba menyambar mereka dan kendaraan yang digunakan.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Insan Siswono, yang dikutip media lokal Maung Marabes, di sekitar lokasi terdapat jalur pipa yang selama ini diketahui warga sebagai pipa milik Pertamina. Pernyataan tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait sumber api yang menyebabkan ketiga korban mengalami luka bakar.

Menanggapi peristiwa tersebut, Pertamina EP Prabumulih melalui keterangan resminya menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kepala Dusun Desa Gunung Raja pada pukul 06.30 WIB dan langsung menerjunkan Tim Security Emergency Response Team (SERT) ke lokasi.

Dalam rilis yang disampaikan kepada media, Pertamina menyebut api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB dan tiga warga terdampak telah dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Prabumulih untuk mendapatkan perawatan medis.

Pjs Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Haris Fadilah, juga menyatakan perusahaan berkomitmen memberikan dukungan kepada warga terdampak serta mengapresiasi respons cepat masyarakat dan pemerintah setempat dalam melaporkan kejadian.

Namun demikian, keterangan resmi tersebut belum menjawab pertanyaan mengenai keberadaan jalur pipa yang disebut warga berada di sekitar lokasi kejadian.

Saat dimintai penjelasan lebih lanjut ke salah seorang staf Humas Pertamina mengenai pipa yang disebut-sebut warga tersebut, termasuk status, fungsi, maupun apakah pipa itu terkait dengan insiden yang terjadi, pihak Pertamina belum memberikan jawaban hingga berita ini dipublikasikan.

Akibatnya, belum dapat dipastikan apakah jalur pipa yang dimaksud merupakan pipa penyalur minyak, gas, atau fasilitas lainnya. Hubungan antara keberadaan pipa tersebut dengan munculnya api yang menyebabkan tiga warga terluka juga masih belum dapat dikonfirmasi.

Sementara itu, Pertamina dalam rilisnya menegaskan bahwa penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dan area sekitar lokasi telah diamankan serta berada dalam pengawasan petugas.

Dengan belum adanya penjelasan rinci mengenai isu pipa yang menjadi sorotan warga, penyebab pasti insiden yang mengakibatkan satu keluarga mengalami luka bakar tersebut masih menunggu hasil investigasi dan keterangan resmi lanjutan dari pihak terkait. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *