Pasca Kasus Eks Ketua Cs Jadi Tersangka, KPU Prabumulih Klaim Fokus Pulihkan Kepercayaan Publik
Plt Ketua KPU Marjuansyah : Kami Tetap Aktif dan Berbenah
Chanelinfo.com Prabumulih | Banyak masyarakat mengira aktivitas Komisi Pemilihan Umum hanya berlangsung saat tahapan Pemilu, Pilkada, maupun Pilpres berjalan. Namun, Plt Ketua KPU Kota Prabumulih Marjuansyah menegaskan, lembaga penyelenggara pemilu tetap menjalankan berbagai aktivitas rutin sepanjang tahun, termasuk di masa non-tahapan pemilu.
Hal itu disampaikan Marjuansyah melalui surat jawaban resmi KPU Kota Prabumulih tertanggal 13 Mei 2026 kepada redaksi Chanel Info, sebagai respons atas permohonan konfirmasi terkait aktivitas kelembagaan KPU di luar musim pemilu.
Dalam jawaban konfirmasi tersebut, Marjuansyah menjelaskan salah satu pekerjaan utama yang terus dilakukan adalah Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sesuai regulasi terbaru. Selain itu, KPU juga tetap melakukan pembaruan data partai politik melalui aplikasi Sipol, menerima laporan masyarakat terkait dugaan pencatutan NIK oleh partai politik, hingga melakukan simulasi penataan daerah pemilihan (dapil) untuk persiapan pemilu mendatang.
Tak hanya aspek administrasi, KPU juga disebut tetap aktif dalam penguatan kelembagaan dan pendidikan demokrasi masyarakat. Kegiatan seperti podcast, webinar, Focus Group Discussion (FGD), program “KPU Goes to School/Campus”, hingga pengelolaan Rumah Pintar Pemilu (RPP) masih terus dijalankan meski belum memasuki tahun politik.
“Kualitas pemilu tidak terjadi secara instan. Semua dipersiapkan jauh sebelum tahapan dimulai, mulai dari data pemilih yang akurat, regulasi yang matang, hingga SDM yang terlatih,” ujar Marjuansyah dalam surat jawaban konfirmasi tersebut.
KPU juga menjelaskan bahwa pada masa non-tahapan, pihaknya tetap melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya. Evaluasi dilakukan melalui FGD bersama stakeholder, riset dengan perguruan tinggi, evaluasi laporan keuangan, hingga penyusunan artikel ilmiah dan bedah buku terkait pelaksanaan Pemilu 2024.
Selain itu, koordinasi lintas lembaga juga disebut tetap berjalan. KPU Kota Prabumulih mengaku masih aktif berkoordinasi dengan partai politik, Bawaslu, Disdukcapil, Kesbangpol, TNI/Polri, DPRD, hingga pihak sekolah dan perguruan tinggi untuk mendukung persiapan pemilu berikutnya.
Sorotan publik terhadap integritas lembaga turut menjadi perhatian, terutama pasca kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah Pilkada yang sempat menjerat trio pejabat lama di lingkungan KPU Prabumulih, yakni mantan Ketua, Sekretaris, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga berstatus tersangka.
Menanggapi hal itu, Marjuansyah menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan dan tupoksi yang berlaku.
“Kami memastikan akan bekerja sesuai aturan, tupoksi, dan arahan KPU RI maupun KPU Provinsi. Selanjutnya masyarakat yang akan menilai kerja yang telah kami lakukan,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi KPU di masa non-pemilu adalah menjaga kepercayaan publik. Sebab, lembaga tersebut kerap dianggap tidak aktif ketika tidak ada pemungutan suara, padahal aktivitas administratif dan persiapan internal tetap berjalan secara rutin.
Melalui penjelasan itu, KPU Kota Prabumulih berharap masyarakat memahami bahwa pekerjaan penyelenggara pemilu bukan hanya saat hari pencoblosan, melainkan proses panjang yang berlangsung jauh sebelum tahapan dimulai. (anja)
