10/12/2026

KAI Digitalisasi Pengelolaan Aset, Investor Kini Bisa Intip Peluang Bisnis Secara Online

0

Chanelinfo Jakarta | PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi meluncurkan platform digital Space by KAI, Rabu (10/6/2026). Platform ini menjadi kanal resmi yang menghubungkan aset-aset strategis milik KAI dengan pelaku usaha, investor, dan calon mitra bisnis di berbagai wilayah Indonesia.

Peluncuran yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta tersebut merupakan bagian dari transformasi KAI dalam pengelolaan aset perusahaan yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra, mengatakan Space by KAI hadir untuk membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kemitraan bisnis berbasis aset yang dimiliki perusahaan.

“Space by KAI kami hadirkan sebagai platform resmi yang menghubungkan aset strategis KAI dengan peluang bisnis secara lebih terbuka, profesional, dan mudah diakses,” ujar Rafli.

KAI saat ini mengelola aset strategis yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra dengan total luas tanah mencapai 327,8 juta meter persegi. Selain itu, perusahaan juga memiliki 3.881 bangunan dinas dan 16.463 rumah perusahaan yang menjadi bagian dari portofolio aset.

Melalui platform tersebut, calon mitra dapat mengakses informasi berbagai peluang usaha, mulai dari area komersial stasiun, periklanan, pemanfaatan lahan strategis, pengembangan kawasan berbasis transit, hingga kerja sama jangka panjang lainnya.

Executive Vice President of Sales KAI, Zuhril Alim, menjelaskan bahwa Space by KAI dirancang untuk memudahkan pelaku usaha menemukan lokasi dan aset yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Menurutnya, perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan menciptakan peluang ekonomi baru di lingkungan transportasi publik. Dengan lebih dari 150 juta penduduk Indonesia tinggal di kawasan urban, titik-titik transit menjadi lokasi strategis untuk aktivitas bisnis dan promosi.

“Mulai dari retail, F&B, advertising, activation, pengembangan kawasan, hingga berbagai bentuk kemitraan jangka panjang kini dapat dijajaki melalui satu platform yang terintegrasi,” kata Alim.

KAI mencatat telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 99 mitra dari berbagai sektor, seperti perbankan, ritel, teknologi, energi, properti, hingga makanan dan minuman.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan tingginya mobilitas pelanggan menjadi daya tarik utama ekosistem bisnis KAI.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, KAI Group melayani 128,05 juta pelanggan atau meningkat hampir 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata lebih dari 1,4 juta pelanggan per hari.

“Mobilitas tersebut menciptakan ruang interaksi yang sangat besar bagi berbagai aktivitas bisnis dan kolaborasi,” ujar Anne.

Anne menambahkan, KAI juga mengelola lebih dari 330 stasiun yang tersebar di berbagai pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan pendidikan, pusat bisnis, permukiman, hingga destinasi wisata di Pulau Jawa dan Sumatra.

Melalui Space by KAI, pelaku usaha kini dapat menjelajahi berbagai peluang investasi dan kerja sama secara lebih mudah melalui satu platform digital terpusat.

Ke depan, KAI akan terus mengembangkan Space by KAI dengan berbagai fitur baru, termasuk klasifikasi aset berbasis kebutuhan bisnis, dashboard mitra B2B, sistem bidding aset potensial, hingga simulasi bisnis dan kemitraan.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, masyarakat dan pelaku usaha dapat mengakses platform tersebut melalui situs resmi Space by KAI. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *