10/12/2026

Cuaca Kian Panas, PMI Siagakan Water Station untuk Pekerja dan Warga

0

Chanelinfo Jakarta | Menghadapi cuaca panas yang semakin terasa di sejumlah wilayah Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) menyediakan layanan air minum gratis bagi masyarakat, khususnya pekerja luar ruang, di kawasan MT Hub dan Stasiun Cawang, Jakarta.

Layanan tersebut disediakan melalui water station yang dapat dimanfaatkan oleh pengemudi ojek online, pedagang kaki lima (PKL), pengguna transportasi umum, pejalan kaki, serta kelompok masyarakat rentan lainnya yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Kepala Sub Pengurangan Risiko Bencana Markas Pusat PMI, Dewi Ariyani, mengatakan penyediaan air minum gratis bertujuan membantu masyarakat menjaga hidrasi dan mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan suhu panas, seperti dehidrasi maupun kelelahan akibat panas (heat exhaustion).

“Masyarakat dapat mengambil air minum secara gratis menggunakan tumbler pribadi atau gelas kertas yang telah kami sediakan. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu pekerja luar ruang dan warga sekitar untuk tetap terhidrasi sehingga terhindar dari dehidrasi yang dapat berdampak pada kesehatan mereka,” ujar Dewi dalam keterangan pers, Rabu (10/6/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari kampanye Hari Aksi Panas (Heat Action Day) yang diperingati setiap tanggal 2 Juni. Melalui kampanye ini, PMI mengajak masyarakat untuk lebih siap menghadapi cuaca panas dengan menerapkan langkah-langkah sederhana guna melindungi kesehatan.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Adaptasi Iklim Markas Pusat PMI, Niniek Kun Naryatie, menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi implementasi Program Urban Heat (Kota Panas) yang dijalankan PMI bersama Palang Merah Amerika.

Program itu bertujuan meningkatkan ketahanan masyarakat perkotaan terhadap risiko cuaca panas serta dampaknya terhadap kesehatan.

“Dampak dari panas ekstrem ini bisa dicegah sebelum menjadi krisis kemanusiaan, terutama yang dihadapi oleh kelompok rentan,” kata Niniek.

Selain menyediakan air minum gratis, relawan PMI turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara beradaptasi dengan cuaca panas. Edukasi meliputi penggunaan payung atau topi saat berada di bawah terik matahari, penggunaan tabir surya, mengenakan pakaian longgar dan berwarna terang, serta memperbanyak konsumsi air minum.

Dalam kegiatan tersebut, PMI juga membagikan payung dan kipas tangan kepada sejumlah pekerja luar ruang, seperti penjaja kopi keliling, juru parkir, dan pedagang kaki lima yang sehari-hari bekerja di bawah paparan sinar matahari langsung.

PMI menilai upaya ini penting mengingat Indonesia tengah menghadapi tren peningkatan suhu udara. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan temperatur dibandingkan kondisi normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Dengan berbagai langkah tersebut, PMI berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah risiko yang ditimbulkan akibat cuaca panas ekstrem. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *