Prihatin Kasus PKBM Naik Penyidikan, Sekda Elman Berharap Prabumulih Tak Senasib Daerah Tetangga
Chanelinfo Prabumulih | Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST, MM, mengaku prihatin atas kasus dugaan penyimpangan pengelolaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang kini tengah didalami oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih.
Hal tersebut disampaikan Elman saat dibincangi wartawan di sela kegiatan Sedekah Adat Kampung Kelurahan Anak Petai, Rabu (18/6/2026).
“Kami baca berita, kasusnya naik (ke tahap penyidikan),” ujar Elman dengan nada prihatin.
Sebagaimana diketahui, Kejari Prabumulih telah meningkatkan penanganan dugaan pengelolaan PKBM yang tidak sesuai ketentuan ke tahap penyidikan. Hingga pertengahan Juni 2026, penyidik telah memeriksa sekitar 20 orang saksi yang berasal dari pengurus PKBM maupun jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih untuk periode 2021 hingga 2025. Saat ini penyidik masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara guna menguatkan pembuktian perkara tersebut.
Lebih lanjut, Elman berharap Kota Prabumulih dapat terhindar dari berbagai persoalan hukum yang berpotensi mencoreng nama daerah. Ia menyinggung sejumlah kasus yang belakangan menjadi perhatian publik di daerah sekitar.
Menurutnya, kasus hukum yang menjerat sejumlah pejabat di daerah tetangga hendaknya menjadi pelajaran bagi seluruh aparatur pemerintahan agar senantiasa bekerja sesuai aturan dan menjaga integritas.
“Kita berdoa semoga Prabumulih tidak seperti kabupaten tetangga,” ujarnya.
Elman merujuk pada sejumlah kasus yang menjadi sorotan publik, termasuk operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat kepala daerah beserta sejumlah ASN di Kabupaten Muara Enim, serta persoalan hukum yang belakangan menimpa pejabat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Ia menegaskan, seluruh jajaran Pemerintah Kota Prabumulih harus menjadikan berbagai peristiwa tersebut sebagai pengingat agar selalu menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat. (anja’)
