MPLS SMAN 4 Prabumulih Bekali 196 Murid Baru dengan Dasar Jurnalistik dan Literasi Digital
Chanelinfo Prabumulih | Sebanyak 196 murid baru SMA Negeri 4 Prabumulih mengikuti materi Dasar-Dasar Jurnalistik dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah menanamkan budaya literasi informasi sekaligus etika bermedia kepada peserta didik sejak hari pertama memasuki dunia pendidikan menengah.
Kepala SMA Negeri 4 Prabumulih, Dr. Dahril Amin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa MPLS tidak hanya berfungsi sebagai ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana membekali murid dengan wawasan yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan arus informasi saat ini.
Materi disampaikan oleh Pimpinan Umum Zona Merah, Fandri Heri Kusuma, yang mengulas dasar-dasar jurnalistik, pentingnya literasi informasi, teknik penulisan berita, hingga etika dalam mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada publik.
Dalam paparannya, Fandri menekankan bahwa kemampuan memahami dan menyaring informasi merupakan keterampilan penting bagi generasi muda di era digital. Menurutnya, pemahaman jurnalistik dapat melatih pola pikir kritis, memperkuat budaya literasi, sekaligus membangun sikap bertanggung jawab saat menggunakan media sosial.
“Harapannya, para murid mampu memahami pentingnya menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kemampuan memilah informasi menjadi bekal penting agar tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun informasi yang menyesatkan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa jurnalistik bukan hanya identik dengan profesi wartawan, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk membentuk karakter yang kritis, kreatif, dan beretika dalam berkomunikasi.
Pihak SMA Negeri 4 Prabumulih menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan literasi sekolah. Melalui MPLS yang menghadirkan berbagai materi edukatif, sekolah berharap para murid baru tidak hanya mengenal lingkungan belajar yang baru, tetapi juga memiliki bekal menghadapi derasnya arus informasi di era digital secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. **
