SMPN 5 Prabumulih Tambah Dua Rombel, Tindak Lanjut Arahan Wali Kota untuk Tampung Siswa Belum Terserap
Chanelinfo Prabumulih | Kepala SMP Negeri 5 Prabumulih, Nuraisyah Yany, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti arahan Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, untuk menampung siswa lulusan sekolah dasar yang belum tertampung pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) akibat keterbatasan rombongan belajar (rombel).
Menurut Nuraisyah, kebijakan tersebut menjadi solusi atas keresahan sejumlah orang tua yang sebelumnya anak-anak mereka belum memperoleh sekolah negeri. Pemerintah Kota Prabumulih kemudian memutuskan menambah rombel di dua sekolah, yakni SMP Negeri 2 di Kelurahan Prabujaya dan SMP Negeri 5 di Kelurahan Muara Dua.
“Saya dipanggil langsung oleh Bapak Wali Kota. Beliau mengamanatkan kepada kami agar SMP Negeri 5 mengakomodasi aspirasi sebagian wali murid yang berharap putra-putrinya, yang sebelumnya belum diterima saat SPMB, dapat bersekolah di sini,” ujar Nuraisyah kepada Chanelinfo, Rabu (15/07/2026
Ia menjelaskan, pada awalnya SMP Negeri 5 hanya mendapat alokasi 9 rombel. Namun setelah adanya arahan Wali Kota, jumlah tersebut ditambah 2 rombel, sehingga kini menjadi 11 rombel.
Nuraisyah mengatakan, siswa yang diterima pada rombel tambahan merupakan gabungan dari calon peserta didik yang sebelumnya tidak lolos dalam proses SPMB, serta siswa prioritas yang berdomisili di sekitar sekolah sesuai ketentuan radius dan kebijakan khusus pemerintah.
Terkait administrasi Dapodik bagi dua rombel tambahan tersebut, pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya proses pengurusannya kepada Dinas Pendidikan Kota Prabumulih. Sementara itu, SMP Negeri 5 akan tetap fokus menjalankan proses pembelajaran secara optimal dan memberikan pelayanan pendidikan yang proporsional kepada seluruh peserta didik.
Mengenai kesiapan sarana dan prasarana, Nuraisyah memastikan sekolah masih mampu mengakomodasi kebutuhan siswa baru. Untuk sementara waktu, dua rombel tambahan akan menggunakan ruang laboratorium dan aula sebagai ruang belajar karena ruang kelas yang tersedia saat ini hanya mencukupi untuk sembilan rombel.
“Untuk meja dan kursi masih tersedia, sehingga tidak ada kendala dalam proses belajar mengajar,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan kabar baik bahwa rencana pembangunan ruang kelas baru telah dibahas oleh Wali Kota Prabumulih bersama DPRD Kota Prabumulih dan telah memperoleh persetujuan.
Nuraisyah berharap pembangunan ruang kelas tambahan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga proses belajar mengajar ke depan dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal bagi seluruh siswa.Judul ini sudah disusun dengan gaya berita langsung (straight news), lebih rapi, menggunakan kaidah jurnalistik, dan tetap mempertahankan seluruh informasi penting dari naskah Anda. (chani)
