10/12/2026

Menhub Pastikan Layanan Angkutan Perintis Tetap Beroperasi hingga Akhir Tahun Anggaran 2026

0

Chanelinfo Jakarta |  Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan layanan angkutan perintis tetap beroperasi hingga akhir tahun anggaran 2026 guna menjamin mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok, terutama di wilayah terpencil dan pulau-pulau terluar Indonesia.

Kepastian tersebut disampaikan Menhub usai menghadiri Rapat Kerja Pembahasan Subsidi Kapal Perintis yang Melayani Pulau-Pulau Terluar bersama Komisi V DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/7/2026).

“Layanan perintis tetap kita laksanakan sampai tahun anggaran selesai. Jadi dengan kondisi anggaran, kita menyiasatinya dan yang paling penting bahwa layanan tidak berhenti,” ujar Dudy.

Ia menjelaskan, layanan angkutan perintis yang sebelumnya sempat mengalami penundaan kini telah kembali beroperasi secara normal.

Untuk menjaga keberlangsungan layanan, Kementerian Perhubungan melakukan berbagai langkah, di antaranya monitoring harian terhadap operasional kapal, jadwal pelayaran, dan kapasitas muatan. Selain itu, koordinasi juga terus diperkuat dengan operator kapal, penyelenggara pelabuhan, pemerintah daerah, serta instansi terkait agar pelayanan tetap berjalan secara berkesinambungan.

Kemenhub juga mengusulkan tambahan anggaran guna mengantisipasi potensi terganggunya layanan angkutan perintis di masa mendatang.

Dalam jangka panjang, pemerintah akan memperkuat dukungan pendanaan, meningkatkan kualitas armada dan infrastruktur pelabuhan, mengintegrasikan sistem logistik nasional, meningkatkan kapasitas pelabuhan dan konektivitas antarmoda, serta melakukan evaluasi berkala terhadap jaringan trayek sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah.

Menurut Dudy, subsidi angkutan perintis merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjamin pelayanan dasar transportasi, memperkuat konektivitas nasional, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih merata dan inklusif.

“Pada tahun anggaran 2026, diselenggarakan 107 trayek kapal perintis, 41 trayek Tol Laut, enam trayek kapal khusus ternak, serta 18 trayek rede transport untuk menjamin akses transportasi dan distribusi logistik,” jelasnya.

Rapat kerja tersebut turut dihadiri Ketua Komisi V DPR RI Lasarus beserta jajaran, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Ril/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *