Black Hawk Turun di Martapura, TNI Uji Evakuasi Medis dalam SGS 2026
Chanelinfo Martapura | Helikopter Black Hawk dikerahkan dalam skenario Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) pada Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026).
Latihan ini menjadi salah satu bagian penting dalam menguji kesiapan TNI memberikan dukungan kesehatan dalam situasi operasi gabungan multinasional.
Dalam skenario yang diperagakan, prajurit yang mengalami luka di medan operasi terlebih dahulu mendapatkan pertolongan medis awal. Setelah itu, pasien dievakuasi menuju Rumah Sakit Lapangan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pasien kemudian diterbangkan menggunakan helikopter Black Hawk menuju fasilitas kesehatan rujukan yang memiliki kemampuan medis lebih lengkap. Selama proses evakuasi melalui udara, pasien tetap mendapatkan perawatan dan pemantauan tenaga medis.
Menariknya, latihan tersebut tidak hanya melibatkan unsur kesehatan TNI. Tenaga medis dan personel militer dari Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan Jepang turut berlatih bersama dalam menjalankan prosedur penanganan darurat hingga evakuasi medis udara.
Latihan ini memperlihatkan bagaimana unsur darat, udara, dan kesehatan diintegrasikan dalam sebuah sistem operasi terpadu. Setiap tahapan membutuhkan koordinasi yang cepat dan tepat agar proses pertolongan serta evakuasi dapat berlangsung secara efektif dan aman.
Melalui Air Medevac SGS 2026, TNI juga menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi operasi bukan hanya menyangkut kemampuan tempur, tetapi juga kemampuan memberikan perlindungan dan dukungan kesehatan bagi personel di medan tugas.
Keterlibatan negara-negara mitra dalam latihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan interoperabilitas dan kepercayaan antarnegara, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik. **
