10/12/2026

HUT ke-70 Muba, Sidang Paripurna DPRD : Dorong Penguatan Fiskal dan Kolaborasi Pembangunan

0

Chanelinfo Muba | Peringatan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan kembali komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Hal tersebut tergambar dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka memperingati hari jadi ke-70 Muba, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Rabu (30/9/2026).

Sidang paripurna berlangsung dalam suasana khidmat dengan kehadiran Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Forkopimda Sumsel.

Dari unsur Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin hadir Bupati H. M. Toha Tohet, S.H., Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, jajaran perangkat daerah, Forkopimda Muba, para camat se-Kabupaten Muba, serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj. Patimah Toha bersama jajaran pengurus dan anggota, Dharma Wanita Persatuan, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Afitni Junaidi Gumay, S.E., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas 70 tahun perjalanan Kabupaten Musi Banyuasin.

Ia menilai keberlanjutan pembangunan harus tetap menjadi perhatian meskipun pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal, salah satunya akibat efisiensi dana transfer dari pemerintah pusat.

Menurutnya, kebijakan pembangunan harus tetap diarahkan pada kepentingan masyarakat. Dalam konteks tersebut, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai penting untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah sekaligus menopang keberlangsungan program pembangunan.

Sementara itu, Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H. menegaskan bahwa pembangunan daerah bukanlah pekerjaan yang dapat dituntaskan pemerintah seorang diri.

Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Pemerintah, DPRD, dunia usaha, tokoh masyarakat hingga generasi muda memiliki peran masing-masing dalam membangun Musi Banyuasin.

 

Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat melalui indikator pertumbuhan ekonomi. Aspek keadilan, pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat juga harus menjadi bagian dari ukuran keberhasilan pembangunan.

Muba, kata Bupati, memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Namun, kekayaan tersebut perlu dikelola dengan orientasi yang lebih jauh sehingga daerah tidak hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah.

Pengembangan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan serta hilirisasi dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya yang dimiliki daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, memperkuat daya saing sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan penghargaan kepada para pendahulu dan pejuang pembangunan yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan Musi Banyuasin hingga memasuki usia 70 tahun.

Apresiasi juga diberikan kepada DPRD Muba atas kemitraan serta pelaksanaan fungsi konstitusionalnya. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Forkopimda dan seluruh elemen yang selama ini berkontribusi menjaga keamanan, ketertiban dan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Momentum hari jadi tersebut kemudian dijadikan Bupati sebagai ajakan untuk memperkuat komitmen bersama terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Semangat “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semuanya” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi semangat kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, generasi muda hingga berbagai elemen lainnya.

Herman Deru Soroti Efisiensi Anggaran

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya turut menyoroti kondisi keuangan pemerintah yang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, perubahan kondisi dan dinamika pembangunan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan pembiayaan pemerintah. Karena itu, efisiensi dan rasionalisasi anggaran perlu dilakukan dengan mengacu pada kondisi riil.

Namun, Herman Deru mengingatkan agar efisiensi tidak dilakukan secara berlebihan hingga berdampak terhadap semangat aparatur dalam memberikan pelayanan publik.

Ia menyebut kondisi fiskal tersebut bukan hanya dihadapi Kabupaten Musi Banyuasin, tetapi juga menjadi tantangan bagi berbagai daerah lainnya. Untuk itu, diperlukan sikap tenang, kesabaran dan kemauan untuk mencari jalan keluar secara bersama-sama.

Gubernur juga menyinggung besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Muba, terutama sektor minyak. Dengan adanya regulasi baru yang membuka peluang pengelolaan oleh masyarakat melalui koperasi dan UMKM sesuai ketentuan yang berlaku, potensi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Persoalan lingkungan turut menjadi perhatian. Berkaitan dengan kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan, Herman Deru mengajak seluruh pihak mengedepankan penanganan bersama dibandingkan saling menyalahkan.

Kesadaran masyarakat dan langkah pencegahan, menurutnya, perlu terus diperkuat agar persoalan karhutla dan dampak lingkungannya dapat ditangani secara kolektif.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Gubernur mengajak jajaran pemerintahan dan masyarakat tetap mempertahankan semangat memberikan pelayanan terbaik.

Pendidikan Jadi Bagian Penting Pembangunan Muba

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Yayan, S.E., M.M. mengatakan sektor pendidikan dan kebudayaan memiliki posisi penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

Peringatan Hari Jadi ke-70, menurutnya, dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat seluruh insan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap terus bergerak bersama seluruh satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat untuk membangun generasi Muba yang berkarakter, berprestasi dan mencintai budaya daerah,” ujarnya.

Dengan semakin kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, masyarakat, insan pendidikan, tokoh agama, tokoh adat dan generasi muda, Musi Banyuasin diharapkan mampu melanjutkan pembangunan menuju daerah yang maju, damai dan sejahtera.

Selamat Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin. Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semuanya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *