10/12/2026

Fakta Baru Terungkap! Diduga Tertekan Penyakit yang Diderita, Motif Kematian Pria di Sungai Medang Masih Didalami Polisi

0

Chanelinfo Prabumulih | Kepolisian Resor Prabumulih melalui Polsek Cambai bersama Tim INAFIS Satreskrim bergerak cepat menangani penemuan jenazah seorang pria di lokasi galian Pertamina Si Hombing, dekat kebun karet Mat Arsad, RT 01 RW 01, Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 13.10 WIB.

Korban diketahui berinisial MY (63), seorang petani yang berdomisili di Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh dua warga, Amir bin Suryani dan Musleh bin Nurdin, saat keduanya sedang menjala ikan di lokasi tersebut. Awalnya mereka mengira benda yang mengapung di permukaan air adalah boneka. Setelah didekati, keduanya terkejut mengetahui bahwa benda tersebut merupakan tubuh seorang pria yang telah meninggal dunia.

Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Medang dan perangkat kelurahan, sebelum diteruskan ke Polsek Cambai.

Dari hasil pendalaman awal, diketahui bahwa sehari sebelumnya, Senin (6/7/2026), istri korban telah melaporkan ke Polsek Cambai bahwa suaminya meninggalkan rumah sejak Minggu (5/7/2026) sore dan belum kembali.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Cambai bersama Tim INAFIS Satreskrim Polres Prabumulih langsung mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi, melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur.

 

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita penyakit asam urat. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban pernah melakukan percobaan bunuh diri di lokasi yang sama, namun saat itu berhasil digagalkan oleh anak korban. Meski demikian, kepolisian menegaskan informasi tersebut masih menjadi bagian dari bahan penyelidikan dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.

Kapolsek Cambai IPTU Heffi Juliansyah, S.H., mengatakan seluruh tahapan penanganan awal telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Cambai bersama Tim INAFIS Polres Prabumulih langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi maupun dugaan yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Polres Prabumulih menegaskan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang ditemukan di lapangan.

Rillis Polres Prabumulih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *