10/12/2026

Satgas Pasgat Gagalkan Penyelundupan 670 Gram Ganja di Bandara Sentani Papua

0

Chanelinfo Papua | Satuan Tugas Pasukan Gerak Cepat Pengamanan Perbatasan RI–PNG (Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG) menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja melalui jalur kargo udara di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (11/7/2026).

Keberhasilan tersebut disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, dalam keterangan resminya. Menurutnya, pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen TNI menjaga keamanan wilayah perbatasan sekaligus mencegah peredaran narkotika.

Pengungkapan berawal sekitar pukul 07.08 WIT saat petugas Bandara Sentani bersama personel Satgas Pasgat melakukan pemeriksaan rutin menggunakan mesin X-Ray IAS Cargo. Sebuah paket kardus yang tampak mencurigakan kemudian diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 50 paket ganja kering dengan total berat sekitar 670 gram. Barang tersebut disembunyikan di dalam lipatan beberapa helai pakaian yang dikemas dalam kardus untuk mengelabui pemeriksaan.

Berdasarkan data manifest pengiriman Lion Parcel dengan nomor resi 11LP178365133204, paket tersebut diketahui dikirim oleh seseorang berinisial A-S dari wilayah Jalan Pasar Lama Abepura, Jayapura. Paket itu direncanakan dikirim menggunakan penerbangan JT 789 – JT 941 menuju Sorong dengan penerima berinisial R-H yang beralamat di kawasan belakang Komplek RRI Sorong, Papua Barat Daya.

Setelah temuan tersebut, Danpos Jayapura Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG segera berkoordinasi dengan GM Cargo IAS dan KP3 Bandara Sentani untuk mengamankan barang bukti sekaligus menindaklanjuti proses hukum terhadap jaringan yang diduga terlibat.

Dalam keterangannya, Letjen TNI Lucky Avianto menyatakan prajurit TNI di wilayah perbatasan tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan mencegah masuk dan beredarnya narkotika yang dapat merusak generasi bangsa.

Panglima Kogabwilhan III juga menyebut, berdasarkan analisis intelijen, terdapat dugaan bahwa penyelundupan ganja tersebut berpotensi berkaitan dengan upaya pendanaan logistik kelompok separatis bersenjata. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum.

Ia menegaskan, TNI akan terus bersinergi dengan aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan wilayah Papua, termasuk menutup berbagai jalur yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyelundupan narkotika maupun aktivitas lain yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber: Penerangan Kogabwilhan III

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *