Lagi-Lagi Lapak Dibobol Pencuri, Pedagang Pasar Desak Pengelola Bertanggung Jawab
Chanelinfo Prabumulih | Aksi pencurian terjadi lagi di lingkungan Pasar Kota Prabumulih. Kali ini, lapak milik Agus Salim (58), pedagang makanan beku (frozen food), kembali menjadi sasaran pelaku pencurian. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kejadian serupa yang dialaminya selama berdagang di pasar tersebut.
Menurut Agus, pencurian terbaru yang menimpanya merupakan kejadian ketujuh kalinya. Selain kehilangan barang, pelaku juga merusak sejumlah fasilitas miliknya, termasuk tempat penyimpanan stok dagangan dan kamera pengawas (CCTV) yang dipasang secara mandiri.
“Sudah tujuh kali kejadian seperti ini. Tempat penyimpanan barang dirusak, CCTV juga dihancurkan,” ujar Agus saat ditemui di lapaknya, Selasa (2/6/2026).
Meski kamera pengawas tersebut dirusak, Agus mengaku rekaman CCTV masih sempat menangkap wajah terduga pelaku sebelum perangkat itu tidak lagi berfungsi.
“Alhamdulillah wajahnya sempat terekam. Rekaman itu akan saya serahkan kepada pihak kepolisian untuk membantu penyelidikan,” katanya.
Peristiwa yang berulang kali menimpa Agus memunculkan keresahan di kalangan pedagang. Mereka menilai keamanan di lingkungan pasar perlu mendapat perhatian serius dari pihak pengelola maupun pemerintah daerah.
Agus mengaku selama puluhan tahun berdagang dirinya rutin membayar berbagai kewajiban, termasuk retribusi dan biaya keamanan. Karena itu, ia berharap ada langkah nyata untuk memberikan rasa aman kepada para pedagang.
“Kami hanya ingin bisa berdagang dengan tenang. Kalau kejadian seperti ini terus berulang, tentu harus ada evaluasi terhadap sistem pengamanan yang ada,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Angga Novlianta, salah seorang pedagang pasar yang juga aktif mengamati berbagai persoalan publik di Kota Prabumulih, menilai kasus yang dialami Agus tidak boleh dipandang sebagai peristiwa biasa.
Menurutnya, kejadian pencurian yang terjadi berulang kali terhadap pedagang yang sama menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pasar.
“Kalau satu kali mungkin bisa dianggap musibah. Tapi kalau sampai berulang berkali-kali terhadap pedagang yang sama, tentu ini harus menjadi perhatian serius. Pengelola perlu melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan dan pengawasan yang ada,” kata Angga.
Ia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan para pedagang memperoleh rasa aman saat menjalankan aktivitas usaha mereka.
Sementara itu, para pedagang juga mendesak agar laporan yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian segera ditindaklanjuti. Mereka berharap pelaku dapat segera diungkap, terlebih adanya rekaman CCTV yang disebut telah merekam wajah terduga pencuri.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Pasar Kota Prabumulih terkait peristiwa tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. (**)
