10/12/2026

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal Tewaskan Pekerja, Aktivis Muba Desak Aparat Bertindak

0

Chanelinfo Muba | Tragedi sumur minyak ilegal kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kebakaran yang melanda salah satu sumur minyak ilegal di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Jumat (12/6/2026), dilaporkan menewaskan seorang pekerja.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, lokasi sumur yang terbakar berada di lahan milik AR, sementara sumur tersebut diduga dikelola oleh IDR, warga Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait kronologi maupun penyelidikan yang sedang berlangsung.

Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kobaran api sempat membumbung tinggi dari area sumur dan mengundang perhatian warga sekitar.

“Benar ada kebakaran sumur minyak. Informasinya ada satu korban meninggal dunia,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Peristiwa ini kembali memicu sorotan terhadap maraknya aktivitas pengeboran minyak ilegal di wilayah Musi Banyuasin yang kerap menimbulkan kecelakaan kerja hingga korban jiwa.

Gabungan Aktivis Muba-Sumsel mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Sanga Desa, untuk tidak hanya menyelidiki penyebab kebakaran, tetapi juga mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kepemilikan maupun pengelolaan sumur minyak ilegal tersebut.

“Jangan sampai setiap kali terjadi kebakaran dan ada korban jiwa, penanganannya berhenti pada peristiwanya saja. Pemilik lahan dan pemilik sumur yang diduga beroperasi secara ilegal harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas salah satu perwakilan aktivis.

Mereka juga meminta agar proses penanganan perkara dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Nyawa manusia jangan dianggap murah. Publik berhak mengetahui perkembangan kasus ini dan siapa yang harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Gabungan Aktivis Muba-Sumsel bahkan menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa apabila tidak ada perkembangan signifikan dalam penanganan kasus tersebut.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika tidak ada transparansi dan langkah hukum yang jelas, kami siap turun ke jalan untuk mendesak aparat mengusut tuntas kasus ini,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas korban, penyebab kebakaran maupun langkah hukum yang akan ditempuh. Masyarakat berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh agar tragedi serupa tidak terus berulang dan kembali menelan korban jiwa. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *