10/12/2026

Koops TNI Habema: Warga Sipil Tewas di Sugapa Diduga Terkena Peluru Nyasar, Tembakan Berasal dari Tiga Titik Berbeda

0

Chanelinfo Timika | Koops TNI Habema menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya warga sipil, Melkiana Dwitau, dalam insiden gangguan tembakan di sekitar TK J2, Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (2/7/2026).

Dalam siaran pers yang diterima, Koops TNI Habema menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat sipil tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas operasi.

Berdasarkan laporan lapangan, analisis kronologi, serta pemetaan lokasi, gangguan tembakan disebut dilakukan oleh kelompok bersenjata yang dipimpin Peles Tigau dari tiga titik berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit.

Tembakan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.45 WIT dari arah Kampung Wandoga. Lima menit kemudian, tembakan kembali terdengar dari kawasan perbukitan di depan Koramil Sugapa. Sekitar pukul 19.00 WIT, kelompok tersebut kembali melepaskan tembakan sebelum melarikan diri ke arah sungai.

Koops TNI Habema menyatakan bahwa selama rangkaian kejadian tersebut personel Satgas TNI tidak melakukan tembakan balasan. Kondisi hujan, kabut tebal, dan jarak pandang yang terbatas membuat personel memilih bertahan di posisi perlindungan (stelling) sambil memantau situasi guna menghindari risiko terhadap warga sipil.

Hasil analisis spasial yang dilakukan menunjukkan ketiga sumber tembakan berada di lokasi berbeda dengan jarak sekitar 900 hingga 1.500 meter. Sementara lokasi korban berada sekitar 321 meter dari titik gangguan tembakan pertama dan disebut berjarak lebih jauh dari posisi personel Satgas TNI.

Menurut Koops TNI Habema, data tersebut menjadi salah satu dasar dalam proses analisis yang masih terus didalami bersama fakta-fakta lapangan lainnya.

Koops TNI Habema juga menyampaikan bahwa penggunaan kawasan permukiman sebagai lokasi aktivitas kelompok bersenjata berpotensi meningkatkan risiko bagi masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Karena itu, Koops TNI Habema menegaskan akan terus mengedepankan langkah-langkah yang terukur dan profesional dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Di akhir keterangannya, Koops TNI Habema mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan ruang bagi proses penyelidikan yang dilakukan secara objektif berdasarkan fakta lapangan dan bukti teknis. Koops TNI Habema juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

siaran pers : Koops TNI Habema

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *